TUGAS 3 MEMAHAMI UNSUR KEBAHASAAN
Tahukah kamu bahwa
dalam teks “Cinta Lingkungan” itu terdapat beberapa unsur kebahasaan yang
sangat dibutuhkan dalam memadukan teks laporan hasil observasi? Unsur kebahasaan
itu berupa rujukan kata, konjungsi, kata berimbuhan, dan kelompok kata. Untuk
mengenali beberapa unsur kebahasaan itu, berikut ini disajikan beberapa contoh.
Selanjutnya kamu diminta mengisi tugas sesuai dengan perintah yang terdapat di
dalamnya. Jawablah tugas berikut berdasarkan perintah yang diberikan!
1)
Pertanyaan
berikut berkaitan dengan merujuk kata, yakni satu kata merujuk pada kata lain
yang memperlihatkan keterikatannya. Kamu diminta mengenali kata-kata rujukan
itu. Hal itu dapat kamu perhatikan pada
kalimat berikut ini.
Pada tanggal 17 Februari 2013, Jakarta
mengalami banjir besar. Di kota ini banyak
rumah yang terendam air hingga satu setengah meter.
Kamu
perhatikan dua kata yang dicetak miring, yakni Jakarta dan di kota ini. Kedua kata itu saling berhubungan. Kata di kota ini merujuk pada kata Jakarta .
Selain kata ini, kata yang sering dipakai untuk rujukan adalah itu dan
di sini . Keterkaitan dua kata yang menjadi contoh itu sangat penting
untuk menjaga keutuhan dan kepaduan teks. Berdasarkan contoh tersebut, sekarang
kamu diminta mencari kata-kata lain di dalam teks “Cinta Lingkungan” yang
berupa rujukan kata. Kemudian kata yang merujuk dan dirujuk itu kamu garis
bawahi
2)
Pertanyaan
berikut menyangkut kelompok kata. Pada bagian ini kamu diminta mengenali
kelompok kata (frasa). Kelompok kata ini juga penting untuk membuat sebuah teks
atau karangan. Kamu perhatikan beberapa contoh penulisan kelompok kata pada
teks itu. Tugas kamu adalah mencari lima
kelompok kata lain dalam teks tersebut dan mengisinya dalam tabel berikut ini.
Untuk membantu dalam pengisian, perhatikan contoh tabel yang sudah diisi!
Contoh:
No
|
Proses
Pembentukan Kelompok Kata
(Frasa)
|
Kelompok Kata
(Frasa)
|
1
|
eko + sistem
|
ekosistem
|
2
|
makhluk + hidup
|
makhluk hidup
|
3
|
lingkungan + hidup
|
lingkungan hidup
|
No
|
Proses
Pembentukan Kelompok Kata
(Frasa)
|
Kelompok Kata
(Frasa)
|
……………………………..
|
………………………………
|
|
……………………………..
|
………………………………
|
|
……………………………..
|
………………………………
|
|
……………………………..
|
………………………………
|
|
……………………………..
|
………………………………
|
|
……………………………..
|
………………………………
|
3)
Pertanyaan
berikut berkenaan dengan kata berimbuhan. Dalam bagian ini kamu diminta
mengenali kata-kata berimbuhan, yakni kata dasar yang sudah mendapat awalan
(prefiks), akhiran (sufiks), atau sisipan (infiks). Kata-kata itu penting juga dalam
sebuah tulisan. Kamu diminta mencari kata berimbuhan di dalam teks “Cinta Lingkungan”,
tetapi sebelumnya kamu perhatikan contoh berikut ini.
Lingkungan
hidup yang terpelihara dapat menyelamatkan habitat manusia karena keseimbangannya terjaga
Di
dalam kalimat itu terdapat empat kata berimbuhan, yaitu lingkungan, terpelihara,
menyelamatkan, dan keseimbangan.
Kata-kata itu merupakan hasil proses pembentukan kata. Perhatikan contoh
berikut ini!
Contoh:
No
|
Proses Pembentukan
|
Bentukan Kata
|
1
|
lingkung + an
|
lingkungan
|
2
|
ter+ pelihara
|
ter pelihara
|
3
|
me+selamat+kan
|
menyelamatkan
|
4
|
ke + an seimbang
|
keseimbangan
|
Berdasarkan
contoh-contoh tersebut, kamu diminta mengidentifikasi lima kata berimbuhan lain
yang terdapat dalam teks “Cinta Lingkungan” dan jangan lupa kamu uraikan juga
proses pembentukan katanya.
No
|
Proses Pembentukan
|
Bentukan Kata
|
1
|
||
2
|
||
3
|
||
4
|
||
5
|
4)
Pertanyaan
berikut bertalian dengan kalimat-kalimat yang merupakan deskripsi. Dalam tugas
ini kamu diminta membuat tiga kalimat deskriptif. Sebagai contoh adalah
deskripsi burung. Burung itu kamu deskripsikan mulai bentuk tubuhnya, warna,
dan fungsinya. Kalimat-kalimat deskripsi itu dapat kamu cari di dalam teks “Cinta
Lingkungan” atau kamu membuatnya sendiri sesuai dengan contoh.
Contoh:
Burung kakatua yang besar milik Sinta ini
berwarna-warni dan cerdas karena bisa mengatakan “kopi susu” dan
“asalamualaikum”. Suara burung yang indah ini nyaring dan menghibur keluarga.
a.
...............................................................................................................
b. ..............................................................................................................
c.
................................................................................................................
5)
Pertanyaan
berikut berkenaan dengan konjungsi. Dalam menyusun sebuah teks laporan hasil
observasi sangat diperlukan konjungsi. Untuk itu, kamu diminta mengidentifikasi
deskripsi yang di dalamnya terdapat konjungsi. Dalam bahasa Indonesia terdapat
konjungsi penambahan (dan, juga ), perlawanan ( tetapi), pilihan (atau ), dan
sebab-akibat ( sehingga). Untuk memahami pemakaian konjungsi dalam bahasa
Indonesia, berikut ini ditampilkan satu contoh. Kemudian, kamu diminta mencari
lima contoh yang dapat kamu cari di dalam teks itu atau dari teks lain.
(1) Penambahan (dan )
Contoh:
Setiap hari Kamis sepulang sekolah, Sinta
berlatih menari dan menyanyi.
a.
..............................................................................................................
b.
............................................................................................................
c.
...............................................................................................................
d.
..............................................................................................................
e.
...................................................................................................................
(2)
Perlawanan ( tetapi)
Contoh:
Seminggu yang lalu, Sinta menaman pohon
melati, tetapi pohon itu layu karena
diserang serangga.
a.
.........................................................................................................
b.
........................................................................................................
c.
.........................................................................................................
d.
.......................................................................................................
e.
.......................................................................................................
(3)
Sebab-akibat (sehingga )
Contoh:
Bunga Melati yang ditanam Edo selalu disiram
sehingga pohon itu tumbuh subur dan cepat berbunga.
a. .......................................................................................................
b. .......................................................................................................
c. .......................................................................................................
d. .......................................................................................................
e. .......................................................................................................
(4) Pemilihan (atau )
Contoh:
Setelah
lulus SMP, Budi masih bingung akan meneruskan sekolah ke SMA atau SMK
a. ...................................................................................................
b. ....................................................................................................
c. .......................................................................................................
d. .......................................................................................................
e.
.....................................................................................................
6)
Pertanyaan
berikut menyangkut kalimat definisi. Dalam sebuah laporan hasil observasi
diperlukan sebuah definisi yang berupa sebuah pengertian. Kalimat definisi
dapat dirumuskan sebagai X = Y. X adalah
benda yang didefinisikan dan Y adalah definisinya. Sementara itu, tanda =
adalah kata kerja penghubung seperti adalah, ialah, merupakan, dan termasuk . Perhatikan dua contoh berikut
ini!
X
|
=
|
Y
|
Lingkungan hidup
|
adalah
|
segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk
hidup dan memiliki hubungan yang kompleks
|
Manusia
|
adalah
|
makhluk yang berpikir dan dapat membentuk sebuah
peradaban
|
Sebagai
latihan, buatlah kalimat definisi seperti contoh tersebut! Contoh dapat kamu
cari di dalam teks “Cinta Lingkungan” atau di luar teks tersebut.
a. ........................................................................................
b. .......................................................................................
c.
...........................................................................................
7)
Kamu
harus tahu juga bahwa dalam menulis teks laporan hasil observasi diperlukan juga
pengetahuan yang menyangkut ejaan atau sistem tata tulis, di antaranya penulisan
kata baku. Agar kamu dapat memilih kata baku saat menulis sebuah karangan,
berikut ini dikemukakan beberapa contoh kata baku. Selanjutnya kamu diminta
menuliskan kata baku dan kata yang tidak baku dengan mengisi tanda titik-titik
berikut ini.
Contoh:
No
|
Kata Baku
|
Kata Tidak Baku
|
1
|
kreatif
|
kreatip
|
2
|
sistem
|
sistim
|
Berdasarkan
contoh tersebut kamu diminta mendaftarkan kata baku yang ada dalam teks. Di
samping kata baku, kamu juga diminta menuliskan kata yang tidak baku dari
kata-kata tersebut yang sering kamu temukan dalam tulisan.
No
|
Kata Baku
|
Kata Tidak Baku
|
Makasi 😆😎
BalasHapusMakasi 😆😎
BalasHapus